Danny Yuniar Ardianto

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Beradaptasi Untuk Menjadi Guru Jaman “Now”

Beradaptasi Untuk Menjadi Guru Jaman “Now”

Beradaptasi Menjadi Guru Zaman “Now” – Salam literasi, Apa yang terlintas di benak para pembaca, apabila mendengar kata beradaptasi? Apabila kita pernah belajar tentang ilmu hayat atau biologi, adaptasi mengandung pengertian penyesuaian diri dengan lingkungannya. Sedangkan istilah “zaman now” merupakan kata-kata familiar yang telah merambah kehidupan masyarakat di dunia maya yang berefek sampai ke dunia nyata. Tidak terkecuali wilayah pendidikan sekalipun. Orang tua, peserta didik dan guru adalah bagian dari ruang lingkup pendidikan yang tak luput dari ketularan istilah “zaman now” tersebut

Jagat digital yang hanya sebatas ujung jempol melabeli mereka dengan Siswa Zaman Now” untuk peserta didik yang hidup di era gawai yang semakin pesat perkembangannya ini. Sedangkan Guru Zaman Now untuk kalangan para pendidik dalam hal ini guru. Tidak terkecuali untuk orang tua peserta didik yang disebut Orangtua Zaman Now. Pada era jaman dulu awal milenium, ‘Orangtua Zaman Now ini disebut Orangtua Gaul.

Sejak kapankah istilah “zaman now” ini juga menjangkiti insan yang berada pada ranah pendidikan? Hal tersebut tidak terlepas dari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama teknologi informasi berbasis layanan data atau internet yang menjadikan gawai atau gadget sebagai modal utamanya.

Setiap insan pendidikan dalam hal ini orangtua, peserta didik dan guru termasuk pemilik ataupun penikmat gawai atau gadget. Karena dunia hanya seujung jempol bagi penikmat gawai, sadar atau tidak mereka akan terbawa pada arus pertukaran informasi yang belalu-lalang di jagat maya.

Sebagian besar orangtua peserta didik, agar tidak dikatakan sebagai orang tua yang kuno dan kolot akan membekali anaknya dengan gawai mutakhir sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan sang anak. Dalam konteks ini, secara tidak langsung sang anak akan memanfaatkan “fasilitas” dari orangtuanya ini untuk media hiburan dan kesenangan, di samping untuk media informasi dan komunikasi yang biasanya mereka peroleh dari mengakses sosial media.

Situasi yang demikian ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendidik dalam hal ini guru. Pada ‘’zaman now” mau tidak mau dan suka tidak suka, guru tidak mungkin lagi hanya sekedar mengajar pulang dan mengajar pulang . Guru akan dianggap kuno dan kurang pergaulan jika “alergi” dalam pengggunaan media teknologi dan informasi, yang dalam hal ini berupa gawai atau gadget.

Lantas bagaimana Guru Zaman Now itu? Berdasarkan pengalaman pribadi (riset kecil-kecilan) selama penulis mejadi seorang pendidik di sekolah, berikut ini beberpa hal yang harus dilakukan oleh guru agar lancar beradaptasi menjadi guru zaman now :

1. Menguasai teknologi informasi
Mutlak, guru zaman now harus tahu akan perkembangan informasi di dunia maya. Oleh sebab itu mau tidak mau suka tidak suka guru perlu memiliki dan bisa mengoperasikan berbagai gawai untuk mengakses informasi. Jadi, guru zaman now paling tidak harus memiliki perangkat pribadi seperti smartphone,PC ataupun laptop yang akan lebih baik lagi jika gawai tersebut bisa dimanfaatkan sebagai salah satu media belajar di dalam ruang pembelajaran.
2. Paham seluk beluk karakter peserta didik
Di lingkungan pendidikan dalam hal ini sekolah, konflik yang terjadi antara guru dan peserta didik justru berawal karena guru kurang bisa memahami karakter siswa zaman now. Libatkan komunikasi dua arah, agar tahu apa itu kewajiban siswa dan apa itu kewajiban guru agar tercipta lingkungan pendidikan yang sejuk dan kondusif.
3. Tidak kaku dalam menghadapi peserta didik
Tidak kaku dapat diartikan fleksibel. Guru zaman now perlu memiliki sifat fleksibel untuk menghadapi siswa zaman now di dalam lingkungan pendidikan. Fleksibel bukan berarti memanjakan peserta didik dan memenuhi apa maunya, melainkan mampu bersikap toleransi dan adil dalam menanggapi perilaku siswanya. Dalam memberikan hukuman misalnya, guru harus memberikan hukuman yang memiliki nilai edukatif dan mau serta mampu meninggalkan cara kuno yang berbau hukuman fisik.
4. Punya wawasan pendidikan karakter
Berada pada zaman kekinian, guru perlu mempertahan kedudukannya sebagai guru dan pendidik. Sebagai guru, kedudukannya adalah membelajarkan siswa. Bagaimana siswa dapat belajar melalui perannya sebagai fasilitator dan katalisator pembelajaran di ruang kelas.

Bisa diambil kesimpulan Guru Zaman Now adalah guru yang mau serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi dan turunannya sehingga guru tidak merasa ketinggalan zaman dari peserta didiknya. Guru Zaman now akan selalu berusaha untuk bisa menguasai gawai serta memanfaatkan jaringan internet yang bisa diaplikasikan di ruang pembelajaran. Dengan demikian, guru zaman now dapat menguasai karakter peserta didik zaman now secara optimal sehingga memberi ruang gerak yang lebih luas dan kreativitas untuk menenamkan nilai karakter baik kepada peserta didik

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali